WUJUDKAN SWASEMBADA PANGAN DI MAHULU, BUPATI BUKA LOKAKARYA  PERTANIAN

0
375
Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh, SH pada saat menyampaikan Sambutan dan Sekaligus Membuka Acara Lokakarya Percepatan Pembangunan Pertanian dalam Arti Luas di Kabupaten Mahakam Ulu. Foto by Humpro Datinfo

UJOH BILANG – Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh, SH yang didampingi oleh Wakil Bupati Mahulu Drs. Yohanes Avun, M.Si, Sekretaris Daerah DR. Stephanus Madang, S.Sos., MM. membuka acara lokakarya percepatan pembangunan pertanian dalam arti Luas di Kabupaten Mahulu di Balai adat Kampung Ujoh Bilang. Kamis (20/05/2021).

Kegiatan Lokakarya dalam Rangka percepatan pembangunan Pertanian menuju swasembada Pangan di Mahulu diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Penelitian pembangunan Daerah (Bapelitbangda) dengan mendatangkan narasumber dari Koordinator Penyuluhan BPTP Kaltim, Dr. Ludy K Kristianto, S.Pt, MP, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman Kaltim, Prof. Dr. Ir.  Rudiansyah, M.Si.

Foto by Humpro Datinfo

Dalam Sambutan Bupati Mahulu mengatakan bahwa sejak kembali dilantik menjadi Bupati bersama Wakil Bupati Mahulu program pertama kali yang menjadi prioritas adalah bidang pertanian yang harus dilakukan dalam rangka terwujudnya Swasembada pangan di Mahulu.

“Dengan fokus utama tersebut, sektor peningkatan pertanian dan perkebunan sudah barang tentu menjadi sektor yang wajib diperhatikan mulai dari identifikasi lahan, intensifikasi dan ekstensifikasi lahan, proses penanaman dan perawatan, hingga kepada realisasi target”. Kata Bupati.

Ditambahkan Bupati Bonifasius Belawan Geh, SH mengatakan dengan diadakan forum Lokakarya ini, kita memiliki kesempatan untuk saling berdiskusi dan mendengarkan beberapa paparan beberapa kepala OPD serta narasumber terhadap kesiapan dalam pengembangan pertanian menuju swasembada pangan.

“Untuk itu, Lokakarya ini merupakan langkah awal dalam rangka percepatan pembangunan pertanian, sehingga di tahun 2024 nanti kita dapat mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Mahakam Ulu”. Kata Bupati.

Foto by Humpro Datinfo

Lebih lanjut Bupati mengajak seluruh Stakeholder untuk bersama-sama mendukung program Pemerintah yang salah satunya adalah bidang Pertanian sehingga membangun Mahulu untuk semua sejahtera ; berkeadilan dapat terwujud.

“Saya ingin mengajak semua Stakeholder untuk saling berkomitmen terhadap program ini. Karena program ini adalah seutuh-utuhnya untuk masyarakat Mahakam Ulu.” tambah Bupati.

Sekretaris Daerah Mahulu Dr. Stephanus Madang, S.Sos, M.M, mengatakan bahwa kegiatan lokakarya merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka mewujudkan swasembada pangan di Mahulu yang telah dicanangkan oleh Bupati terpilih.

Dalam lokakarya kita menyusun langkah dan strategi terutama dalam masa pandemi ini program-program penting untuk masyarakat, termasuk pengembangan Program Ladang menetap 10 hektar perkampung, disamping pengembangan sektor perkebunan dan peternakan, termasuk perkebunan kakao yang  sudah lama dikembangkan di wilayah Mahulu, serta yang tidak kalah penting adalah dampak ekonomi dari peningkatan kegiatan perkebunan dan pertanian ini adalah untuk pemulihan ekonomi secara nasional.

“Keluaran atau target dari kegiatan ini adalah terciptanya swasembada pangan di Kabupaten Mahakam Ulu serta meningkatnya Nilai Tukar Petani (NTP) di Kabupaten Mahakam Ulu” terang Sekda.

Foto bersama : Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh, SH dan Wakil Bupati Drs. Yohanes Avun, M.Si (tengah), Rudy Haryo Widjono (kanan), Sekda Mahulu DR. Stephanus Madang, S.Sos., M.M (kedua kanan), Koordinator Penyuluhan BPTP Kaltim Dr.Ludy K. Kristianto, S, Pt,MP (kiri) dan Dekan Fakultas Pertanian Unmul Prof. Dr. Ir. Rudiansyah, M.Si (kedua kiri).

Acara Lokakarya yang diselenggarakan dengan protokol kesehatan ketat, dihadiri pula oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Daminanus Tamha, SE, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Saripudin, SE, Camat Long Bagun Yason Liah, S. Hut., M.Si., Camat Laham Petrus Juk, S.Sos, Camat Long Pahangai Lawing Ngau, S.Pd serta sejumlah petinggi .(HMS/ine/td)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here