PERMUDAH PENGAJUAN IJIN, DISKOMINFO KELUARKAN eSIMAS DAN eSIKA

0
366

UJOH BILANG – Salah satu langkah Pemkab Mahulu dalam meningkatakan pelayanan pengajuan ijin keluar dan masuk di masa Pandemi Corona Virus Desease (Covid-19) melalui Dinas Komunikasi, Statistik dan Persandian (Dinskominfo) mengeluarkan Surat Ijin Masuk (Simas) dan Surat Ijin Keluar (Sika) melalui elektronik yang dapat di akses melalui website resmi Diskominfo.

“Yang paling utama adalah memberikan kemudahan bagi masyarakat Mahulu yang tidak mengenal situasi, apakah dia dikantor, didalam perjalan bisa di mengajukan surat ijin masuk atau keluar yang penting dokumen persyaratan masuknya lengkap,”hal ini disampaikan Kepala Dinas Kominfo Nasution Hibau Djaang,SH di ruang kerjanya. Senin (08/12)

Ditambahkan Kepala Dinas Kominfo Nasution Hibau Djaang,SH, Diskominfo Mahulu terus melakukan inovasi dalam bidang pelayanan publik, baik aplikasi maupun non aplikasi agar pelayanan bagi masyarakat semakin cepat, efektif dan efisien.

“Pengajuan ijin masuk dan keluar dari masyarakat terkadang harus menunggu keluar ijin nya dari TGT/TGC karena pemeriksaannya masih manual, nah itulah yang menimbulkan pemikiran-pemikiran, sehingga kita mencari solusi, jadi teman-teman dibidang ini berupaya bagaimana caranya untuk membuat E-Simas dan Sika,”terang Kadiskominfo.

Ditambahkan oleh Kepala Bidang Infrastruktur teknologi informatika dan telematika Diskominfo Evodius Awang,SE,MM, dalam pengisian E-Simas dan E-Sika masyarakat wajib melengkapi dengan data pribadi dengan benar, salah satunya scan KTP, hasil RDT/Swab dan nomor Whatsapp yang aktif agar dapat dihubungi Tim TGT Mahulu.

“Simpel tapi tidak se simpel yang kita pikirkan, dalam arti apabila kita mengisi data itu sembarangan itu nanti mempengaruhi tim verifikasinya, jadi saran saya kepada masyarakat supaya dalam hal pengisian biodata itu dengan benar dan bisa tervalidasi dengan baik dan juga harus mengisi kolom-kolom yang di sediakan, apabila tidak mengisi/melengkapi data dengan benar jika tidak valid tidak bisa melanjutkan ke tahap selanjutnya,”terangnya

Lebih lanjut dijelaskan, meskipun telah mengajukan ijin melalui E-Simas dan Sika masyarakat yang ingin masuk ke Mahulu wajib membawa hasil RDT/Swab sebagai bukti keaslian persyaratan, dan akan di verifikasi oleh tim di Poswasdalkes pintu masuk kabupaten.

“Berkas-berkas fisiknya hasil Rapid Test ataupun Swab wajib di bawa itu sebagai bukti keaslian surat, dan saat ini Diskominfo masih dalam tahap sosialisasi, kita sengaja meleparkan ini ke publik dalam dua minggu ini disamping itu kita melakukan pelatihan tim TGT,”tutupnya.(Hms11/td)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here