PERCEPATAN PELAKSANAAN PROGRAM PRIORITAS, BUPATI DAN WABUP HADIRI PRESENTASI ROADMAP KEGIATAN VISI DAN MISI KDH 2021-2024

0
212
Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh, SH., ME (tengah) memimpin Presentasi Roadmap Percepatan Program Kegiatan Sesuai Visi Misi KDH 2021-2024. Turut mendampingi Wabup Drs. Yohanes Avun dan M.Si (kiri),  Asisten Bidang Sosial, Ekonomi dan Pembangunan (Asisten II) E. Tek Hen Yohanes, S.Pd (kanan)

UJOH BILANG – Dalam rangka percepatan proses program-program pemerintah yang salah satunya program ketahanan keluarga 3 sampai 6 Juta per Kepala Keluarga (KK) per Tahun, Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh, SH., ME memimpin Presentasi Roadmap Percepatan Program Kegiatan Sesuai Visi Misi KDH 2021-2024.

Hadir mendampingi Bupati, Wabup Drs. Yohanes Avun, M.Si,  Asisten Bidang Sosial, Ekonomi dan Pembangunan (Asisten II) E. Tek Hen Yohanes, S.Pd, dan hadir dalam mempresentasikan program yakni Kepala DP2KB Drg. Agustinus Teguh Santoso, M.Adm,Kes, Kepala Disparpora Kristina Tening, SH, Kepala DinsosP2PA Emiliana Dai,SKM, M.Adm,Kes.

Turut Hadir pula dalam kegiatan Roadmap Anggota DPRD Mahulu Komisi I Kerawing Lawing, A.Mk, dan Anggota Komisi II DPRD Martina Luaq Juan, SKM, di ruang rapat Bappelitbangda. Kamis (17/06)

Bupati Bonifasius Belawan Geh, SH.,ME mengatakan, presentasi roadmap guna melihat sejauh mana persiapan percepatan implementasi program-program aksi Bupati dan Wakil Bupati.

“Apa yang kita bahas hari ini adalah merupakan program pilihan yang harus kita jalankan selama 5 tahun dan bersinergi dengan program kepala daerah Saya bersama Pak Wabup yang merupakan implementasi dari janji yang sudah kita sampaikan kepada publik,”tutur Bupati.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan agar kedepan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsosP2PA) dapat memperkuat basis data penerima bantuan, baik penerima bantuan sosial Corona Virus Desease (Covid-19) maupun program ketahanan keluarga 3 sampai 6 Juta per KK dan Alokasi bantuan untuk lansia, penyandang disabilitas, janda/duda tidak produktif dan penderita penyakit kronis berat.

Selain itu juga, penyaluran bantuan harus melalui transfer bank, agar Dinas Sosial dapat memastikan penerima bantuan memiliki rekening.

“Khusus untuk program ketahanan keluarga saya minta Dinas Sosial melakukan pendataan ulang di lapangan, dan untuk bantuan lansia perlu di evaluasi apa saja yang kurang dan mungkin regulasinya juga diperkuat karena ada tambahan penyandang disabilitas, janda atau duda tidak produktif dan penderita penyakit kronis berat supaya penyalurannya juga benar dan di backup oleh payung hukum,” jelas Bupati.

Bupati berharap keseriusan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam implementasi program-program aksi yang bersentuhan langsung kepada masyarakat. “Untuk itu berapa hal ini yang kita bahas hari ini tolong di seriusi dipikirkan dengan baik program-programnya, tekniknya seperti apa dan payung hukumnya jangan lupa karena setiap kegiatan yang menggunakan anggaran negara harus ada alasan ya g kuat dari sisi hukumnya,” tambah Bupati.

Pada kesempatan yang sama Wabup Drs. Yohanes Avun, M.Si menuturkan presentasi bertujuan membahas percepatan program di tiga Dinas yang berkaitan langsung dengan program aksi. “Terutama untuk mempertajam mempercepat proses hal-hal yang terkait dengan visi misi yang akan dilaksanakan di tahun 2021 sampai 2024, ini janji ke masyarakat yang harus kita laksanakan,” kata Wabup.

Ditambahkan Wabup, terkait peningkatan status Rumah Sakit Pratama Gerbang Sehat Mahulu (GSM) perlunya kesiapan guna memenuhi persyaratan-persyaratan dari RS Pratama menjadi tipe D, mulai dari kesiapan lahan, tenaga kesehatan, maupun ruang/fasilitas di RS.

Asisten Bidang Sosial, Ekonomi dan Pembangunan (Asisten II) E. Tek Hen Yohanes,S.Pd menuturkan, Presentasi membahas percepatan program di tiga Dinas yakni, peningkatan status Rumah Sakit Pratama Gerbang Sehat Mahulu, rencana pembangunan objek wisata Batoq Tenevang dan rencana pembangunan Balai kerajinan Seni Ukir dan Anyaman, Alokasi bantuan untuk lansia, penyandang disabilitas, janda/duda tidak produktif dan penderita penyakit kronis berat juga percepatan penyaluran sisa bantuan Covid – 19.

“Tujuan presentasi mendukung percepatan program aksi Bupati dan Wakil Bupati terpilih tahun 2021 – 2024, jadi apa-apa saja yang harus di siapkan dan di kerjakan dalam kegiatan ini nanti dari 3 dinas, Dinas Kesehatan Dinas Pariwisata dan Dinas Sosial,” ujar Asisten II. (HMS/len/td)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here