YAYASAN WALI SONGO DAPAT MENJADI WADAH PEMAHAMAN NILAI AJARAN AGAMA ISLAM

0
68
Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh,SH menyampaikan sambutan usai meresmikanMasjid Al - Karim dan Yayasan Wali Songo Long Bagun Ilir. Foto by : Datinfo Humpro.

UJOH BILANG – Dengan diresmikannya Yayasan Wali Songo Long Bagun Ilir, Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh,SH berharap dapat meningkatkan pemahaman umat muslim terhadap nilai – nilai ajaran yang terkandung dalam agama Islam, membentuk karakter maupun pribadi yang sesuai dengan ajaran agama, sekaligus memelihara akhlak dan kecerdasan pemikiran di tengah kemajemukan.

“Dengan berdirinya yayasan ini dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah daerah dalam hal pendidikan agama dan pemahaman nilai-nilai agama Islam di kampung Long Bagun Ilir,” pesan Bupati Bonifasius Belawan Geh,SH saat peresmian Masjid Al-Karim dan Yayasan Wali Songo Kampung Long Bagun Ilir Kecamatan Long Bagun. Rabu (23/09)

Dikatakan Bupati Bonifasius, dalam mencapai akidah umat muslim yang Rabbani (Sholeh), Insani (Manusiawi), Akhlaqi (Berakhlak) dan masyarakat yang tawazun (seimbang) diperlukan suatu pendidikan formal dan non formal yang berlandaskan kepada hakikat keislaman melalui Yayasan Wali Songo dapat memperdalam pendidikan agama islam.

“Hal inilah yang membuat masyarakat muslim memiliki aqidah yang saya kagumi, yaitu membangun bukan menjatuhkan, mempersatukan bukan memecah belah, yang pada akhirnya membentuk karakter manusia menjadi makhluk moral spiritual.

Bupati Bonifasius Belawan Geh,SH menambahkan, hendaknya keberadaan Yayasan Wali Songo Yang merupakan yayasan pendidikan penguatan ajaran keagamaan dapat memperkokoh syiar islam, dan menumbuhkan generasi penerus yang beriman dan bertaqwa Allah SWT.

“Suatu kehidupan umat manusia diarahkan oleh akidah Islamiyah dan dibersihkan oleh ibadah. Dalam prespektif universal, ibadah adalah suatu hal yang ditujukan untuk kebaikan, dengan melakukan perintahNya dan menjauhi segala larangannya. Tetapi bagi umat muslim seluruh di dunia, kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan adalah mengerjakan salat 5 waktu,” ujar Bupati.(HMS11/td)

Share berita ini:

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Isi nama Anda