BUPATI BUKA RAKOR  PENGELOLAAN KEUANGAN KAMPUNG DI LONG PAHANGAI

0
119
Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh, SH, Membuka Rapat Koordinasi Pengelolaan Keuangan Kampung Semester I Tahun Anggaran 2020, di Balai Adat Kampung Long Pahangai.hms8

UJOH BILANG – Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh, SH, yang didampingi oleh KetuaTP. PKK Mahulu Yovita Bulan Bonifasius Membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pengelolaan Keuangan Kampung Semester I Tahun Anggaran 2020, di Balai Adat Kampung Long Pahangai, Kamis (16/7).

Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh, SH, setelah Membuka Rapat Koordinasi Pengelolaan Keuangan Kampung Semester I Tahun Anggaran 2020, di Balai Adat Kampung Long Pahangai, menyerahkan Baner Informasi Program Priotas Dana Desa dan ADK.

Dengan mengusung Tema “Dengan Rapat Koordinasi, Kita Tingkatkan Kualitas Penyelenggaraan Pemerintahan Kampung”. Rakor ini diikuti oleh para Petinggi, Bendahara, BPK Kampung se Kecamatan Long Pahangai. Hadir pula dalam rakor Ketua DPRD Mahulu Novita Bulan, SE., MBA, Pj. Sekda Mahulu Dr. Stephanus Madang, S.Sos., MM.

Dalam Sambutannya Bupati mengatakan bahwa tugas dan fungsi para Petinggi, BPK serta seluruh unsur perangkat kampung dalam melaksanakan program kegiatannya tidak luput dari yang namanya pengelolaan keuangan.

“Mencakup tugas dan fungsi serta kewenangan dan tanggungjawab Petinggi, BPK, serta unsur perangkat kampung serta seluruh jajaran di setiap kampung, penyelenggaraan tugas dan fungsi serta kewenangan dan tanggungjawab semua unsur tersebut dibiayai dari sumber dana keuangan kampung,” jelas Bupati.

Dari rakor tersebut Bupati berharap penggunaan setiap rupiah yang tertampung didalam anggaran pendapatan dan belanja kampung selalu memenuhi seluruh kaidah yang berkaitan dengan tugas dan fungsi serta kewenagan dan tanggungjawab yang dimiliki oleh masing-masing aparat kampung.

“Namun perlu disadari bahwa keuangan kampung bukanlah tujuan, melainkan implikasi juridis dari terselenggaranya seluruh tugas dan fungsi serta kewenangan dan tanggungjawab dari para Aparat Kampung,”ungkap Bupati.

Bupati berpesan terhadap seluruh Aparatur Kampung mulai dari Petinggi, Sekretaris, Bendahara dan BPK Kampung berkoordinasi dengan DPMK menata kembali pola-pola hubungan kerjasama antar aparat kampung.

“Termasuk untuk membuat forum-forum harmonisasi antara masing-masing aparat kampung dalam menjalankan tugas dan fungsinya, agar tujuan utama  dari tata pengelolaan keuangan kampung, dapat terlaksana sesuai dengan harapan dan waktu yang diatur dalam semesternya semua kampung harus seragam,”harapnya.

Pj. Sekretaris Daerah Dr. Stephanus Madang, S.Sos.,MM mengataka tahapan pelaksanaan pembangunan kampung melalui alokasi anggaran pendapatan dan belanja kampung (APBKam) telah memasuki pelaksanaan semester 1 tahun 2020.

“Diharapkan harus bisa kita lakukan tertib pelaksanaan artinya semua kegiatan harus sudah berakhir di bulan Desember, baik dari segi pelaksanaan maupun dari segi pengaministrasian di tingkat kampung,”katanya.

Sekda melanjutkan, berdasarkan data yang kami terima dan hasil monitoring sekaligus evaluasi, ternyata progres capaian di masing-masing Kampung tidak seragam.

“Maka dalam kesempatan ini saya mengingatkan kembali agar kampung segera menyusun kembali RKTL yang telah ada untuk dilakukan penyesuaian progres capaian dengan terget waktu yang tersisa dalam rangka percepatan kegiatan pada tahun anggaran 2020,”ucap Sekda.

Sementara itu dijelaskan oleh Pj. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Kampung (DPMPK) Damianus Tamha, SE tujuan utama dalam Rakor ini, guna menunjang target pengelolaan keuangan kampung, maka penting untuk menggelar Rapat Koordinasi ini.

“Dengan dasar hasil evaluasi capaian target semester untuk kampung se kecamatan Long Apari, adanya beberapa kebijakan terkait pengurangan anggaran ADK sebagai dampak dari rasionalisasi baik dari pemerintah pusat maupun daerah akibat penanganan Covid-19,”ungkapnya.

Ia melanjutkan, adanya juga kebijakan pengurangan alokasi Dana Kampung yang bersumber dari APBN yang dilakukan oleh pemerintah pusat.

“Selain itu ada juga kebijakan baru terkait anggaran penggunaan dana Covid-19 yang dialokasikan Pemerintah Kampung melalui APBKam,”terangnya.

Rakor yang dihadiri  juga Inspektur Inspektorat Budi Gunarjo Ompusunggu, SE.,Ak.,MM.,Ca.,AAP, Kepala BPKAD Gerry Gregorius, SE.,M.Si., AK, Kadishub Toni Imang. S.Sos.,MM, Kadis Ketapang dan Pertanian Saripudin,SE, Kadis Kes P2KB Drg. Agustinus Teguh Santoso, M.Adm.,Kes, Kadis Sosial P3A, Emiliana Dai,S.KM., M.Adm Kes, Kabag Humpro Yosep Sangiang, SH, Koramil dan Kapolsek serta  Pertinggi dan Unsur Aparat Kampung, se Kecamatan Long Pahangai.(HMS8/td)

Share berita ini:

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Isi nama Anda