SALURKAN BLT KEPADA MASYARAKAT, BUPATI SAMPAIKAN HARUS SESUAI DENGAN ATURAN YANG BERLAKU

0
267
Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh, SH, yang didampingi oleh Ketua DPRD Mahulu Novita Bulan, SE.,M.BA, Wakil Ketua Komisi III DPRD Mahulu Geh Luhat, Kabid Pemerintahan Kampung DPMK Surianto, SE., Kapolsek Long Hubung Ipda I Nyoman, Perwakilan Koramil Long Iram serta, Pertinggi se Kecamatan Laham langsung menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) secara simbolis ke rumah-rumah warga.by hms8

UJOH BILANG – Akibat dampak besar dari penyebarannya wabah Covid-19 yang tidak hanya mengakibatkan dampak pada kesehatan saja, namun berdampak pada semua lini baik itu sosial dan ekonomi. Terkait dengan hal tersebut bentuk kepedulian mulai dari Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Daerah yaitu dengan memberi bantuan kepada masyarakat berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Sumber Dana Desa kepada masyarakat.

Hal ini disampaikan Bupati Mahulu saat menyalurkan  BLT dan menyerahkan secara Simbolis  bagi masyarakat di Kampung-kampung wilayah Kecamatan Laham. Jumat (5/6).

“Jadi yang kita lakukan hari ini menyalurkan secara langsung bantuan dari Pemerintah, jadi sebagian dana desa yang diperoleh oleh Kampung Itu sebagian di alihkan sesuai persentasenya, untuk disalurkan ke masyarakat dalam bentuk BLT tentunya dengan kreteria yang berlaku,”ungkap Bupati.

Bupati juga menyampaikan, dalam penyaluran BLT ini tidak semua masyarakat yang dapat menerimanya, karena memang sudah ada kreteria dan aturan yang sudah mengatur tentang penerimaan BLT tersebut.

“Jadi ini khusus dibagikan kepada warga yang tidak mampu dengan berbagai katagori, dan tentunya tidak pernah mendapatkan bantuan dari sumber manapun itu yang boleh mendapatkan, mungkin ada yang warga yang merasa miskin namun tidak dapat bantuan ini, mungkin yang bersangkutan sudah mendapatkan bantuan sosial lainnya,”jelas Bupati.

“Kepada para Camat saya instruksikan untuk selalu mengawasi proses penyaluran BLT, di tingkat Kampung diwilayahnya dan mengawal proses penyampaian laporan pelaksanaanya kepada Kepala Daerah,”tegas Bupati.

Bupati menambahkan, setiap Petinggi Kampung yang sudah siap menyalur BLT, siapkan suluruh administrasinya sesuai aturan yang berlaku.

“Kepada para Petinggi saya minta untuk menyusun administrasi pertanggungjawaban sesuai dengan tata kelola yang berlaku dalam APB Kampung, laporkan ke Camat setelah dianalisa kembali baru bisa disalurkan, ikuti aturan yang ada agar kita bisa aman semua,”kata Bupati.

Bupati juga berpesan, agar penyaluran BLT ini juga harus tetap dilakukan sesuai Protokol Pencegahan Penularan Covid-19, yakni tetap jaga jarak dan menghindari kerumunan.

“Pada akhir tidak ada lain harapan dan doa kita semua, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, selalu menyertai langkah kita untuk menjaga kondisi zona hijau di Kabupaten Mahulu, dengan tetap mentaati peraturan atau protokol kesehatan yang ditetapkan,”harapnya.

Sementara itu dalam laporannya terkait jumlah penerima BLT se Kecamatan Laham, Camat Laham Petrus Juk, SE mengungkapkan untuk Kecamatan laham baru tiga Kampung yang bisa direalisasikan penyaluran BLT, yaitu Kampung Laham, Danum Paroi dan Muara Ratah dan untuk Kampung Long Gelawang serta Kampung Nyari Bungan masih terkendala sedikit pada data dan administrasi.

“Jadi total alokasi untuk disalurkan sebagai BLT dari Kampung Laham Rp. 338.400 dengan jumlah penerima 118 Kepala Keluarga (KK), untuk Danum Paroy Rp. 252.600 dengan jumlah penerima 142 KK dan untuk Kampung Muara Ratah anggaran yang dialokasikan Rp.100.800  dengan jumlah penerima 56 KK,”jelasnya.

Dalam penyaluran BLT di wilayah Kecamatan Laham tersebut Bupati juga didampingi oleh Ketua DPRD Mahulu Novita Bulan, SE.,M.BA, Wakil Ketua Komisi III DPRD Mahulu Geh Luhat, Kabid Pemerintahan Kampung DPMK Surianto, SE., Kapolsek Long Hubung Ipda I Nyoman, Perwakilan Koramil Long Iram serta, Pertinggi se Kecamatan Laham.(HMS8/td)

Share berita ini:

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Isi nama Anda