MURI Nobatkan Hudoq Mahulu Masuk Rekor Dunia

0
611
Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh, SH menerima Penghargaan Rekor dari Muri melalui Adre Purwandono selaku Menager Muri RI, atas rekor Pagelaran Hudoq oleh Penari Terbanyak by Baim Humas

UJOH BILANG – Gelaran Festival Hudoq tahun 2018, Kabupaten Mahulu di nobatkan sebagai pemegang rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) atas rekor pagelaran Hudoq oleh penari terbanyak yang dicatat oleh MURI) dan Hudoq dimiliki oleh Kabupaten Mahulu dianugerahkan pecah rekor dunia Hudoq penari terbanyak.

Hal ini disampaikan oleh perwakilan MURI pada pegelaran Festival Hudoq Kabupaten Mahulu Tahun 2018, di Lapangan Kampung Ujoh Bilang, Kamis (25/10/2018) sore.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh SH, saat dijumpai usai menerima penghargaan tersebut menuturkan, ini merupakan event yang sangat bagus dan sukses.

“Saya rasa ini berjalan secara baik dan sukses dengan harapan kita tentunya bahwa selain untuk promosi ini juga pemecahan rekor MURI sebagai penari Hudoq terbanyak,” ungkap Bupati.

Ini juga, tuturnya, dalam upaya Pemkab Mahulu untuk membangun pariwisata di Mahulu, event ini akan digelar setiap tahunnya.

“Nantinya tidak hanya hudoq yang akan kita angkat masih banyak tradisi lainnya, yang kita atur jadwal bagaimana pengaturan pelaksanaan event-nya ke depan,” katanya.

Bupati Mahulu mengimbau, agar masyarakat lebih peduli lagi terhadap seni budayanya, sadar akan wiasata, sadar budaya dengan cara mendukung, mensukseskan even seperti ini.

“Sehingga budaya kita tetap lestari dan pemasukan pendapatan dari bidang pariwisata ini bisa lebih meningkat dan menjadi pendapatan asli daerah,”harapnya.

Maka dengan adanya penghargaan ini tambah Bupati, warga Mahulu patut berbangga karena inilah budayanya yang bisa di kenalkan, bahkan bukan hanya di Nasional bahkan bisa di catat dalam MURI Nasional.

Dijelaskan oleh Adre Purwandono selaku Menager MURI, bahwa pagelaran hudoq tahun ini selain untuk kegiatan rutin dari seni budaya yang berada di Kabupaten Mahulu, Festival Hudoq kali ini juga sebagai upaya untuk memecahkan rekor Muri sebagai penari hudoq terbanyak yaitu 2000 hudoq.

“Jadi pergelaran hudoq merupakan sebuah pencatatan Rekor yang dimana pegelaran yang serupa tidak pernah dicatat dimana pun dan belum penah di catat oleh Muri, oleh karena itu kami dengan bangga mengapresiasi kegiatan hari ini dengan memberikan Rekor Muri,”ungkapnya.

Ia berharap dengan adanya pergelaran festival hudoq ini, rasa nasionalisme sebagai warga indonesia semakin tinggi dengan adanya event ini bisa mempererat persatuan warga masyarakat Indonesia umumnya dan terkhusus bagi masyarakat Mahulu. Mari lestarikan kebudayaan yang dimiliki indonesia.

“Ini juga suatu kehormatan bagi kami bisa hadir dalam festival ini, yang mana kami tim Muri belum pernah mencatatnya, dan kegiatan hari ini layak dicatat sebagai Museum Rekor Dunia Indonesia.

Ini merupakan suatu yang spesial pada fetival ini adalah Kebudayaan hudoq merupakan sebuah budaya yang di miliki oleh Mahulu, oleh sebab itu dengan bangga kami anugerahkan sebuah Rekor Dunia,” ujarnya. (HMS8)

Share berita ini:

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Isi nama Anda