BUPATI BUKA RAKOR EVALUASI PENYELENGARAAN PEMERINTAHAN KAMPUNG

0
123
Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh, SH., ME,  membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Kampung, di Lamin Adat Kampung Ujoh Bilang

UJOH BILANG- Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh, SH., ME,  membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Kampung, di Lamin Adat Kampung Ujoh Bilang, Rabu (16/06/2021).

Rakor yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Pemerintah Kampung (DPMK) Mahulu dengan Tema Membangun Sinergitas Penyelenggaraan Pemerintah Kampung yang Bersih dan Berkualitas, dihadiri pula oleh Wakil Bupati Mahulu Drs. Yohanes Avun, M.Si, Pimpinan Cabang Bank Kaltimtara Ujoh Bilang Faizal Riza,  Kepala KPPN Perwakilan Provinsi Kaltim Angkaswantoro, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Kaltim Muhyiddin DJ, M.Si, dan seluruh Petinggi dan seluruh Aparat Kampung se-Kabupaten Mahulu.

Dalam Sambutan Bupati Mahulu mengatakan sangat menyadari bahwa pelaksanaan tugas, fungsi dan kewenangan seluruh jajaran pemerintahan daerah dan pemerintahan kampung di seluruh tanah air sekarang ini sedang mengalami stagnasi atau keterlambatan.

“Maka substansi utama dari pelaksanaan Rakor Kampung tahun 2021 ini kita fokuskan pada upaya ‘Mencari jalan keluar yang paling mungkin untuk melakukan percepatan pelaksanaan tugas dan fungsi seluruh pemerintahan kampung dan OPD yang terkait langsung dengan penyelenggaraan pemerintahan kampung,” ungkapnya.

Bupati menjelaskan ada dua faktor utama yang menyebabkan terjadinya stagnasi ini. Yang pertama adalah wabah pandemi Covid-19. Pandemi ini membutuhkan cara penanganan yang bersifat lintas kelembagaan, membutuhkan dana yang sangat besar.

“Pencegahan penularan secara lintas sektoral, dan mewajibkan kita untuk menghentikan kegiatan yang mengumpulkan banyak orang dalam satu lokasi yang terbatas. Besarnya jumlah anggaran yang diperlukan adalah tidak proporsional dengan kapasitas anggaran setiap daerah,” katanya.

Faktor penyebab kedua adalah perubahan sistem dari pola kerja manual menuju penerapan pola kerja yang bersifat elektronik, dengan dukungan perangkat lunak aplikasi komputer jaringan.

Bupati Mengajak petinggi dan aparatur Pemerintah Kampung dapat bekerja dalam bingkai Koordinasi,  dan susunlah rencana program yang sesuai dengan koridor aturan perundangan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“bekerjalah dalam bingkai koordinasi, apabila Petinggi dan Perangkat kampung menghadapi kendala teknis kita telah mempersiapkan DPMK Sebagai OPD Pembina yang dibantu dengan jajaran Tim teknis yang siap memberikan bantuan teknis dan Administratif” tambah Bupati

Sementara itu disampaikan oleh Kadis DPMK Damianus Tamha, SE Rakor ini bertujuan untuk untuk menyatukan gerakan pembangunan kampung secara terpadu dan terarah, sebagaimana aturan dan visi dan misi Pemerintah Daerah.

“Adapun tujuan lain untuk mendengarkan laporan masing-masing Kampung dalam pelaksanaan penyelenggaraan Kampung, sebagai bahan evaluasi, untuk Pemerintah Daerah mengambil kebijakan kedepannya,”katanya. (HMS/aim/td)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here