Wujudkan Ketapang Melalui SDA dan Kearifan Lokal

0
41
Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh, SH yang didampingi oleh Sekretaris Daerah Drs. Yohanes Avun, M.Si, Ketua DPRD Kabupaten Mahulu Novita Bulan, SE.,M.BA, Ketua KTNA Provinsi Kaltim Wisdianto dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Saripudin, SE, dalam mimbar saresehan bersama pengurus KTNA, para kelompok Tani dan para pelaku bidang pertanian dalam arti luas di daerah Mahulu. hms8

Bupati: Miliki Produk Unggulan Yang Tepat

UJOH BILANG – Dalam pembangunan bidang pertanian di Kabupaten Mahulu melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian melaksanakan beberapa program gerakan ketahanan pangan yang pada akhirnya nanti bisa membuat daerah ini menjadi swasembada pangan.

Penegasan ini disampaikan Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh, SH dalam mimbar saresehan bersama pengurus KTNA, para kelompok Tani dan para pelaku bidang pertanian dalam arti luas di daerah Mahuludi Lamin Adat Kampung Laham, Sabtu (6/4) beberapa waktu yang lalu.

“Swasembada pangan ini diartikan, bahwa apa yang dihasilkan dari bidang pertanian daerah kita ini, bisa mencukupi keperluan pangan yang ada di Kabupaten Mahulu,” tuturnya.

Bupati menambahkan, kemudian yang selanjutnya ada program peningkatan ekonomi masyarakat  melalui sumber daya alam, dan kearifan lokal.

“Sumber daya alam itu dimaksud seperti lahan sudah tersedia yang dimiliki para petani turun-temurun dan kearifan lokal itu apa yang sudah sering dilakukan oleh masyarakat didalam wilayah tersebut sejak dahulu khususnya dalam bidang pertanian, perkebunan dan perternakan. Ini yang mau kita kembangkan,” terangnya.

Berdasarkan hal tersebut Bupati menyatakan, ada tiga komoditi yang mau dikembangkan dari program tersebut yaitu perkebunan kakao, lada dan kopi.

“Kenapa kita pilih ini karena agar kegiatan pertanian dan produk unggulan yang dihasilkan dari bidang pertanian ini bisa mencukupi permintaan pasar, jangan sampai permintaan pasar banyak kita tidak bisa mencukupinya, karena banyak komoditi yang kita buat, maka saya sarankan jangan banyak-banyak komoditi yang kita kembangkan cukup dua saja dari tiga komoditi yang saya sampaikan tadi, harus dipilih itu yang kita buat dan kembangkan, sebesar-besarnya di daerah ini,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Daerah Drs. Yohanes Avun, M.Si bahwa sesuai dengan arahan Bupati dalam Musrenbang beberapa waktu yang lalu, harus ada program kerja dari dinas terkait, untuk pengembangan pertanian.

”Khususnya yang dimaksud dalam konteks ini, bagaimana kita bisa mengembangkan program ketahanan pangan di Kabupaten Mahulu ini secara berkelanjutan dan terarah,”tambahnya,

Kemudian Sekda melanjutkan, dari sektor perkembangan sebuah komoditi unggulan dari perkebunan, tidak perlu banyak-banyak Komoditi produk yang ingin dihasilkan atau dikembangkan, pilih salah satu saja atau dua saja,

“Tapi betul-betul kita kembangkan, jangan semuanya mau kita kembangkan namun tidak ada yang berhasil, lebih baik itu betul diteliti produk apa yang benar-benar cocok didaerah Mahulu ini, saya rasa banyak namun kita pilih salah satunya dan kembangkan secara besar-besaran. Sehingga kita memiliki sentral penghasilnya,”ucapnya.

Sekda juga menyampaikan, hal ini harus benar-benar menjadi perhatian bersama, nanti harus dilakukan identifikasi permasalahan apa yang harus di kembangkan, terutama untuk program ketahanan pangan apa yang akan dilakukan, dan untuk sektor perkebunan apa yang di kembangkan, mulai dari pengelolaan perkebunannya sampai dengan proses pemasarannya.(hms8)

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Isi nama Anda