Pembangunan Jalan Darat Terus Dipercepat

0
198
Salah satu Titik Jalan Darat Mahakam Ulu Menuju Kutai Barat (Masih Jalan Tanah)

UJOH BILANG – Sebagai daerah pemekaran otonomi baru Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) dari Kabupaten Kutai Barat, termasuk kabupaten yang tergolong sebagai daerah yang tertinggal. Hal ini disampaikan Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh, SH saat dijumpai usai memimpin Upacara Pembukaan Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104 Tahun 2019, di Lapangan Sepak Bola Kampung Long Melaham, Kecamatan Long Bagun, beberapa waktu lalu.

“Ketertinggalan kita, dikarenakan Mahulu salah satu wilayah perbatasan di Indonesia, dengan fasilitas Infrastruktur jalan darat yang masih belum terbuka dengan baik,” ungkapnya.

Bupati menerangkan, satu-satunya prasarana transportasi yang digunakan oleh masyarakat Mahulu, dominan masih menggunakan transportasi jalur sungai.

“Inipun didukung dengan segala keterbatasan armada dan jenis transportasi dengan resiko yang amat tinggi, maka hal ini menyebabkan ongkos angkut barang dan orang menjadi mahal,” tambahnya.

Bupati juga menyampaikan, selain itu kontur wilayah Kabupaten Mahulu yang merupakan kawasan perbukitan dan jurang cukup terjal, maka dari itu biaya satu kilo meter di Kabupaten Mahulu, bisa mencapai dua kali lipat biaya pembangunan di daerah lain.

“Namun lepas dari itu semua kita akan terus berupaya untuk tetap membangun secara bertahap dengan memaksimalkan anggaran yang ada setiap tahunnya. Dengan semua keterbatasan yang ada, kita tetap anggarkan untuk bangun jalan dan jembatan. Namun kita juga tetap berupaya selalu meminta bantuan baik itu dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat guna percepatan pembangunan di segala bidang di wilayah Kabupaten Mahulu,” tegasnya.

Bupati juga menuturkan, sementara menunggu hasil dari percepatan pembangunan infrastruktur dasar tersebut pemerintah daerah juga sudah banyak meluncurkan berbagai program, yang langsung menyentuh ke warga Mahulu, salah satunya membuat program subsidi ongkos angkut orang dan barang.

“Selama ini juga kita sebelum adanya konektivitas jalan darat yang baik, pemerintah daerah juga sudah membantu warga Mahulu dengan membuat program subsidi ongkos angkut baik itu ongkos angkut orang maupun barang yang dikondisikan dalam situasi tertentu, seperti kemarau,” tandasnya.(HMS8)

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Isi nama Anda